Kenny G ft Glenn Fredly ~ Januari

(setelah 1 minggu hiatus hibernateus, rasanya masih dalam kondisi rada2 semi terhiatus nih, jadi postingan ini masih rada banyak mengandung untaian kata-kata pribadi, tapi modah2an sih ga mengandung melamin ye..)

Diposting jam 11.01 sebagai reminderku 11 hari lagi akan ada pemilu presiden di negeri dengan kode tilpun SLI = 1, ya AS. Lupain 13 kandidat presiden AS lainnya (OOT), sapa lagi yang dibahas kalo bukan Obama?!

Penulis buku, salah satunya The Audacity of Hope, yang pernah jadi topnya best seller berminggu-minggu di New York Times, salah 1 barometer buku terlaris dunia. Saia ga hobi baca buku, makanya baru terpaksa belinya setelah 11 minggu nangkring di no. 1 di daftar NY Times itu, biar ga terlalu keliatan kuper2 amat saat ngobrol di warung indomi. Sulit ngebayanginnya gimana hanya bermodalkan tekad dan metodologi yang dahsyat bisa mewujudkan harapan yang berabad-abad diimani oleh mayoritas umat manusia tidak mungkin terjadi kecuali lillahitaala alias kun faya kun alias que sera-sera alias takdir, sodare2.

Jelas, ini bukan soal pribadi, karir ato jodoh boo, tapi merubah paradigma orang
banyak banget bahwa presidan AS harus putra daerah, at least kulit putih asli
slik. Jangankan di amrik yang jauh disono nooh… lhah di Indonesia aja saia
masih sulit ngebayangin presiden RI terpilih dari WNI keturunan Cina, India, Arab, Jepang, Belanda, dll.

Yaa… udah deh, daripada susah2 ngebayangin begituan, sekarang bayangin aja dolo, andaikata Obama menang nih, mungkin ga yaa…. bakalan banyak klip2 musik dengan penyanyi Indo bermusik sejajar dengan musikus kelas dunia. Tak sekedar sebagai unthul (pinjam istilah dari ronggeng) ato sekedar band pembuka doang di konser2, di negeri sendiri pulak! Eh, sapa tau ntar2 ben2 top bule yg jadi ben pembuka ben indo kalo para musisi indo punya “The Audacity” ala Obama: BERUBAHLAH DAN JADILAH NOMER 1. Nomer 1 dimana? Bisakah? Katanya Obama dkk sih: “Yes! We Can!“. We bukan I g2 loo. Mau? Berani?

Artis (Band): Kenny G., Glenn Fredly

Berat bebanku
meninggalkanmu
Separuh nafas jiwaku
sirna

Bukan salahmu
apa dayaku
Mungkin benar cinta sejati
tak berpihak pada kita

Kasihku sampai di sini kisah kita
jangan tangisi keadaannya
bukan karena kita berbeda

Dengarkan..
Dengarkan lagu-lagu ini
melodi rintihan hati ini
kisah kita berakhir di Januari

Selamat tinggal kisah sejatiku
Wuoo.. pergilah

~{}~

Kasihku sampai di sini kisah kita
jangan tangisi keadaannya
bukan karena kita berbeda

Dengarkan lagu-lagu ini
melodi rintihan hati ini
kisah kita berakhir di Januari
Wuoo.. oOo… oOo..

Dengarkan lagu-lagu ini
melodi rintihan hati ini
kisah kita berakhir … yee..
Berakhir woo..
di Januari

4 Tanggapan

  1. Welkom bek om ^^
    obamah o obamah kayaknya dia yg kepilih deh

  2. saya percaya pada keajaiban
    agar hidup penuh kejutan😀

  3. Lagu ini pernah menemani saya menjalani ritual patah hati ketika putus januari lalu …

    ah kamu memang pintar mengingatkan luka itu …

  4. ihhhh curang yang komen dikit ….. hwaaa tadi di kelas pada nyanyiin itu gw en mantan w yang sekelas diem terus mpe pulang kayak ngerasa gimanaaa geto hiks udah aha sebelum w nangis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: