Bing Slamet ~ Genjer-Genjer

(Abis sahur, jenuh belajar IT, IP, PC, PS, etc? Sesekali mengingat sejarah seni lagu dikit yuuk…)

During “Pekan Libur Nasional” this BLog/Jos JM™ under maintenance free. The update use matic mode every 4 hours. Enjoy Yourself.

Lagu tentang daun tumis genjer (limnocharis flava) ini mengingatkan sejarah tragedi gerakan 30 September 1965 yang dikenal dengan Gestapo (Gerakan September Tiga Poeloeh) atau G-30S PKI akibat fanatisme faham dan ideologi, yang hanya semata-mata berasaskan keyakinan yang dianutnya untuk menghalalkan segala cara termasuk menumbalkan saudara sebangsa dan setanah airnya sendiri. Cinta boleh dibalas dengan kasih, namun kezaliman wajib dibalas dengan kezaliman. Barangkali begitulah paradigma politik jaman itu, akibatnya konon korban (korban atau tumbal ya? — Red) politik mencapai ± 3 juta jiwa.

Puncaknya adalah pembantaian para jenderal TNI AD dimana 6 diantaranya plus 1 letnan dibuang di bekas sumur tua di desa Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur. Kalo ini mah, udah pada tahu dong….

Emang! Sejarah Indonesia mendokumentasikan pergerakan ini sebagai usaha konspirasi kudeta terhadap pemerintah RI yang syah dibawah presiden H. Achmad Soekarno. Beberapa literatur asing mengistilahkan kejadian ini dengan bahasa Inggris sebagai “Putsch”. Saya ndak tahu apa padanannya yang tepat dalam bahasa. Kedengarannya sih… mirip-mirip “Puzzle”. Yaah… semacam teka-teki anak bangsa gitulah. Yang jelas, anak bangsa tak akan pernah bisa melupakan begitu saja jasa-jasa perjuangan Kolonel Sarwo Edi Wibowo (mertua Pak SBY, presiden RI saat ini), sebagai komandan RPKAD kala itu, ke berbagai wilayah tanpa mengenal lelah dan takut.

Eniwe, lagu karya putra Banyuwangi pada tahun 1942 dan gubahannya pernah jadi hits nasional sejak tahun 1962-an seperti menjadi stigma gerakan PKI, terutama setelah pihak KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) dibawah pimpinan Sam Roni (ketua umum organisasi) dan Cosmas Batubara (ketua bidang mobilisasi massa) memplesetkannya teks “Genjer-Genjer” jadi “Jendral-Jendral”. Jadinya kayak gini nie:

Jendral Jendral nyang ibukota pating keleler
Emake Gerwani teko teko nyuliki jendral
Oleh sak truk mung kir sedot sing tolah-toleh
Jendral Jendral saiki wis dicekeli

Jendral Jendral esok-esok pada disiksa
Dijejer, ditaleni lan dipelosoro
Emake Gerwani teko kabeh melu ngersoyo
Jendral Jendral mau terus dipateni

Menurut referensi sejarah reff aslinya seperti gini:

Genjer-genjer mlebu kendil wedange gemulak
Setengah mateng dientas yong dienggo iwak
Sego nong piring sambel jeruk ring ngaben
Genjer-genjer dipangan musuhe sego

Artis (Band): Bing Slamet / Muhammad Arief

Genjer-genjer neng kedokan pating keleler
Genjer-genjer nong kedokan pating keleler
Emake thole teko-teko mbubuti genjer
Emake thole teko-teko mbubuti genjer

Oleh sak tenong mungkur sedot sing toleh-toleh
Genjer-genjer saiki wis digowo mulih

~{}~

Genjer-genjer esok-esok didol neng pasar
Genjer-genjer esok-esok didol neng pasar
Dijejer-jejer diuntingi podo didasar
Dijejer-jejer diuntingi podo didasar

Emake jebeng podo tuku gowo welasan
Genjer-genjer saiki wis arep diolah

Genjer… genjer…
Genjer…
genjer…

About these ads

9 Tanggapan

  1. Salut..Mas JM ini type anak muda yg wawasanya luas mengulas music lama yg ad hub ama Sejarah juga , aku malu ngaku tua tp pengetahuanku NOL…he he…..

  2. mas JM.. Ceritain lagi dong, saya berasa didongengi nih. Berisi tapi ndak mbebani. :-)

  3. tlg dong download mp3 & klip nya (genjer2)

  4. q sueneng dech coz didesaku ga ada yg punya lagunya.

  5. bagus juga, bwat anak muda! bsa kirim ke e-mail?

  6. wah lagu yang dilarang pada jaman orba masih ada yang lestariin, kalomau nyedot download piye?

  7. baru sekarang bisa ndenger lagu yang terlarang pada masanya. thanks

  8. WAH TERIMA KASIH ATAS ILMUNYA….saya sebagai putra BANYUWANGI baru tahu jika lagu itu di ciptakan oleh orang banyuwangi.

    LAROS
    (LARE OSING)
    JENGGIRAT TANGI

    • Teringat aku ketika masa kanak kanak ibuku melarang mendengar atau mendendangkan lagu ini…….aku anake wong osing… kelairan jember. saiki neng Riau

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 42 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: