Angin Malam

Artis (Band): Broery Marantika Pesolima / A. Riyanto

Berhembus angin malam
Mencengkam menghempas
Membelai wajah aku
Itulah kenangan yang terakhir darimu

Kudekati dirimu kau diam
Tersungging senyuman di bibirmu
Itulah senyuman yang terakhir darimu

Alam yang jadi saksi
Kau serahkan jiwa raga
Angin tetap berhembus
Tak henti

Walaupun sampai akhir hayatku
Tapi tak lagi kau berada di sisiku
Oh… angin malam bawalah daku
Kepadanya… oh… oh…

About these ads

Satu Tanggapan

  1. Di Barat ada istilah …tunggulah sampai lagumu dinyanyikan Perry Como. DI Indonesia juga terjadi hal yang ama. Tunggulah sampai lagumu dinyanyikan Broery Marantika. Hal ini menunjukkan kualitas prima yang dimiliki penyanyi-penyani ini. Untuk penyanyi dengan kelas begini, peranan nasib kurang dominan. Kualitas menentukan. Sampai hari ini BELUM ada penyanyi dengan kualitas suara setanding Broery. Afgahn? Ah, cuma sekedar batuknya Broery…he he he he

    wah menurut sy itu terlalu jauuuh… (kata orang jogja: naik bis blom tentu nyampe)

    afghan ngingetin sy ma Enrique Eglesias, sama2 digrandrungin wanita
    broery ngingetin sy ma Julio Eglesias, sama2 ganteng dg kualitas suara aduhai
    Jadi keduanya sama2 ngingetin Eglesias

    Perry Como?? 8O doooh……. ngingetin sy ma almarhum eyang2 he he he….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 42 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: